Unikama. Libur, libur – Hilang

Satu bulan lalu. Aksi aksi telah dilaksanakan oleh forum mahasiswa yang mengaku menyalurkan aspirasi dari mahasiswa unikama terkait Pemilihan Rektor baru. Ada tiga forum yang kami ketahui. Pertama Forum Mahasiswa Peduli Unikama, Kedua Forum Mahasiwa Demokrasi, Ketiga Forum Mahasiswa Intelektual. Dengan tuntutan yang berbeda pula menjadi pertanyaan besar dikepala kami. Yang sangat menonjol pada tuntutan Forum Mahasiswa Demokrasi dan Forum Mahasiswa Intelektual. Forum Mahasiswa Demokrasi menutut agar dipercepatnya proses pemilihan rektor baru agar tidak terjadi tindakan tindakan praktis didalam kepanitian atau team adhoc juga lembaga senator. Selanjutnya Forum Mahasiswa Intelektual yang mendukung penuh atas keterlambatan pemilihan rektor, dikarenakan SK ketua yayasan telah habis bulan lalu. Agar rektor baru dapat dilantik secara sah oleh letua yayasan Forum Mahasiawa Intelektual menunutut untuk segera adakan rapat terkait pergantian ketua yayasan yang baru. Tetapi hal ini dibantah oleh ketua yayasan. Beliau mengklarifikasi bahwa SK yang dimiliki habis pada bulana Januari 2018. Benarkah mereka menyuarakan Aspirasi Mahasiswa secara leseluruhan ? .
Tapi bukan itu titik masalah yang ingin kami bukakan kepada kalian. Mahasiswa sebagai kaum Intelektual/Cendikiawan yang menjadi agen of control dan agen of change yang saat ini sangat berkembang di Unikama entah dalam kegiatan ataupun pemikiran. Terbukti dengan adanya Organisasi Ekstra Kampus(OMEK) yang semakin banyak, sering melakukan diskusi diskusi didepan kampus, teras teras kampus untuk menyadarkan mahasiswa/i, membebaskan pikiran pikiran praktis mereka khususnya kepada kader kader masing OMEK tersebut. Dan selama ini masih dipandang sebelah mata oleh pihak kampus ataupun mahasiswa non-OMEK. Menjadi ancaman bagi pihak kampua yang dalam tanda kutip Oknum Oknum yang hanya mementikan perut mereka.

OMEK yang hanya ingin menyuarakan kebenaran dan ingin memperjuangkan perkembangan kampus dimasuki oleh wacana wacana dari pihak atau Oknum yang tidak bertangggungjawab. Kami memandang MEREKA SEPERTI KAMBING YANG SEDANG DIADU UNTUK KEPETINGAN PRIBADI. Entah ini karena Oknum tersebut terlampau hebat karena bisa menggiring wacana yang mampu menenggelamkan pemikiran mereka ataukah kader kader dari Omek ini pisau analisanya masih perlu diasah kembali. Kami juga tidak tahu.

Timbul pertanyaan lagi dikepala kami. MEREKA YANG BERJUANG, INGIN MENEGAKKAN HAL YANG BENAR APAKAH JUGA SEDANG MENIKMATI LIBUR SEMESTER ?. Akhir akhir ini sudah tidak terdengar lagi triakan triakan dari mereka.

Selain itu BEM. Lembaga Tertinggi Mahasiswa juga satu bulan lalu telah melakukan audiesi bersama elemen mahasiswa serta lembaga kampus tidak menghasilkan sesuatu apapun. Pernyataan dari pihak BEM yang mau mengawal proses pemilihan rektor ini sampai tuntas kinipun menghilang. MUNGKIN SEDANG BERLIBUR ATAU MELEPAS RINDU BERSAMA KELUARGANYA DIRUMAH MASING MASING.

KAMI RINDU TRIAKAN PERLAWANAN MHS UNIKAMA.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s